John Mayer’s The Search For Everything

0

Setelah merilis album Paradise Valley di tahun 2013 dan hiatus selama empat tahun, John Mayer kembali dengan album The Search for Everything yang berbeda dari sebelumnya. Album ini dirilis dengan cara yang unik, berbeda dengan album sebelumnya. Pertama, John Mayer merilis ‘album mini’ sebagai pendahulu dari album ini yaitu “The Search for Everything – Wave One” yang terdiri dari empat lagu diantaranya Moving on and Getting Over, Changing, Love On The Weekend, dan You’re Gonna Live Forever In Me. Sebelumnya, sebuah komposisi baru pada November 2016 lalu berjudul “Love on the Weekend” menjadi intro pembuka album ini dari John Mayer. Selang sebulan setelah merilis album wave one-nya, John Mayer kembali merilis mini album keduanya yatiu “The Search for Everything – Wave Two”. Akhirnya pada bulan April 2017 John Mayer merilis album fullnya. Album full ini terdiri dari 12 tracks. The Search for Everything merupakan album favorit saya dari John Mayer yang diikuti dengan album Battle Studies yang dirilis pada tahun 2009. Menurut saya, The Search for Everything merupakan album John Mayer yang paling dalam dan personal. Album ini banyak bercerita mengenai pengalaman pribadi John Mayer dalam patah hati dan kehilangan orang – orang yang disayanginya. Tetapi walaupun album ini berisi dengan lagu – lagu emosional, John Mayer tetap konsisten dengan musik yang diambanginya yaitu campuran antara pop r&b dan folk rock.

Lagu yang menurut saya paling catchy di album ini adalah Still Feel Like Your Man yang menceritakan kisah patah hati John Mayer dengan Katy Perry. Sebagai gitaris, penyanyi, dan penulis lagu yang sudah berpengalaman John Mayer berani untuk menceritakan kisah hidupnya yang personal tidak hanya mengenai kehidupan percintaan, tetapi juga kehilangan sosok keluarga dihidupnya seperti yang ia tuangkan di lagu In The Blood. Lagu lain yang menarik perhatian saya adalah MovingOn and Getting Over dimulai dengan cool bluesy tone. Lirik lagu ini menggambarkan mengenai patah hati pada masa lalu John Mayer. “It’s taken me so long, just to say “so long’” and ending with “moving on.” Potongan lirik tersebut merupakan salah satu lirik favorit saya. Lalu ada lagi You’re Gonna Live Forever In Me juga salah satu lagu yang menarik karena ada unsur whistling di dalamnya sehingga lagu ini terkesan playful dan casual. Walaupun album ini adalah album favorit saya, tetapi tetap ada beberapa lagu yang menurut saya tidak cocok untuk ada di album ini salah satunya Roll It on Home. Kenapa? Karena menurut saya lagu tersebut terkesan seperti lagu country sehingga saya rasa kurang cocok dalam album ini. Tetapi overall album ini sangat menceritakan banyak hal dan juga music yang dibawakan berbeda dengan album – album John Mayer sebelumnya yang lebih blues sedangkan album ini cenderung bergenre pop.

by Emirio Syarfuan

Comments are closed.