Sofar Sounds : Jakarta

0

“Curating secret gigs in unique spaces & bringing the magic back to live music.”

Sebagai seorang penonton sekaligus music enthusiast, biasanya kita dapat memilih event music mana yang akan kita datangi. Kita datang ke event yang ini, karena kita ingin moshing sambil menonton band rock favorit atau ke event satunya lagi, karena ada acara seru yang isinya band-band indie pop dan electronic kesayangan yang bisa sing along.

Tetapi, hal yang dilakukan Sofar Sounds sangatlah berbeda dari event-event musik lainnya. Founder Sofar Sounds, Rare Offer dan Rocky Start pertama kali membuat pertunjukan musik yang sangat intimate di flat-nya di London pada tahun 2009. Hanya sekitar delapan orang yang menyaksikan pertunjukan musisi-musisi saat itu. Dengan perkembangan yang sangat pesat pun, apa yang mereka mulai sebagai hobi menyebar ke komunitas global hingga 400 kota dan 70 negara di dunia, salah satunya munculah Sofar Sounds Jakarta yang pertama kali memulai kariernya di tanah air sejak tahun 2017 silam.

Sofar Sounds memiliki tujuan yang sangat simple; menghadirkan pertunjukan musik yang sederhana namun bukan biasa-biasa aja.

Kenapa bisa dibilang sederhana? Acara ini benar-benar serba misterius. Kita harus mendaftarkan diri terlebih dahulu dan diundi untuk dapat datang ke acaranya, tanpa tahu dimana acaranya berlangsung dan siapa saja pengisi acaranya. Uniknya lagi, biasanya acara Sofar Sounds ini diadakan di ruang tamu sebuah rumah, museum, toko buku, bahkan sampai toko barang antik. Menarik sekali, bukan?

Sejauh ini, Sofar Sounds merupakan non-profit organization, mereka didukung oleh para investor yang luar biasa dan hanya menarik donasi untuk membayar para crew dan team engineer-nya.

Tenang dan syahdu, begitulah flow acara Sofar Sounds Jakarta yang diadakan pada tanggal 12 Januari 2019 ini. Para musisi tampil dengan set minimalis atau akustik. Hal ini semakin memberikan kesan yang intim antara penonton dan performer. Suasana yang tercipta kala itu diisi oleh beberapa performance seperti Roufaida, Sofar alumni yang

berasal dari Belanda. Ia membuka acara dengan penampilannya yang sangat ciamik dengan launan gitarnya. Penampilan syahdunya pun disambung dengan keceriaan dari band bernama Irama Pantai Selatan. Mereka membawakan lagu-lagu Indonesia yang sangat khas dengan gaya panggung mereka. Meda Kawu menjadi pembuka penampilan ketiga saat itu dan penonton ikut meramaikan dengan tepuk tangan bertempo senada. Setelah Meda Kawu turun panggung, giliran Mery Kasiman mencuri perhatian. Bersama suaminya, penampilan mereka sangat menarik perhatian. Penampilan terakhir dibawakah oleh Sal Priadi. Siapa yang tidak kenal beliau? Karakter suara Sal Priadi yang powerful sangat membakar emosi penonton. Dinamika emosi yang dibawakan di Sofar Sounds Jakarta di Sjuman School of Music BSD saat itu sangat terasa sekali.

Tidak hanya memberikan pengalaman baru buat penontonnya, Sofar Sounds juga memberikan hal menarik bagi para musisi yang tampil. Dalam setiap acaranya, Sofar Sounds akan mendokumentasikan dan merekam penampilan para musisi tersebut secara proper. Lalu, dengan Sofar Alumni Program, mereka yang pernah terlibat di acara ini punya kesempatan untuk main di gig lain besutan Sofar Sounds di kota dan negara lain. Sebuah simbiosis mutualisme yang sehat antar pelaku kancah musik lokal, bukan?

Untuk yang penasaran seperti apa vibes Sofar Sounds, sangat disarankan untuk coba apply! Karena acara ini benar-benar meninggalkan kesan yang unik tersendiri. Goodluck!

By : Ara